Cara Mengamankan Keuangan Diri dengan Cara Mudah

Apakah Anda ingin tahu tips mengamankan keuangan diri? Bila iya, Anda berada di tempat yang tepat. Selain tips dan trik mengamankan finansial atau keuangan, kami juga akan memberikan gambaran keuangan.

Mengamankan Keuangan

Bak Mandi ≈ Gambaran Keuangan

Bak mandi bisa diibaratkan suatu penggambaran keuantan. Atau dengan kata lain bak mandi ≈ gambaran keuangan. Jangan buru-buru mengernyitkan dahi ketika Anda membacanya. Karena keadaan keuangan kita ternyata sangat mirip dengan kondisi bak mandi. Kok bisa?

Coba perhatikan kamar mandi Anda di rumah. Lalu amati bak mandi Anda. Di situ pasti terdapat 2 buah saluran air. Saluran air pertama ditunjukkan untuk keran yang berfungsi membuka dan menutup air bersih. Sedangkan saluran kedua merupakan saluran pembuangan yang dipakai untuk membuang air kotor dari bak mandi.

Ilustrasi Keuangan Anda

Kira-kira gambaran cara mengamankan keuangan Anda seperti ini :

Bak Mandi

Keran air bisa diibaratkan sebagai ilustrasi sumber pendapatan. Air akan mengalir lewat keran dan ditampung di dalam bak mandi. Ketinggian air dalam bak mandi itu menggambarkan kondisi dari keuangan Anda.

Ketinggian air tinggi dalam bak mandi berarti Anda punya kondisi keuangan yang baik. Semakin tinggi air, semakin baik keuangan Anda. Sedangkan saluran pembuangan merupakan ilustrasi biaya-biaya yang harus Anda keluarkan.

Jadi, bagaimana caranya agar bisa mengamankan keuangan kita? Ada banyak cara, di antaranya :

1. Cara Pertama

Keran pendapatan dibuka selebar mungkin, sedangkan keran pembuangan dibuka sedang-sedang saja. Jika kondisinya begini, artinya pendapatan Anda yang mengalir lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan. Jadi secara otomatis keuangan Anda akan meningkat.

2. Cara Kedua

Bila keran pendapatan Anda mengalir sedang-sedang saja, maka buka saluran pembuangan sekecil mungkin. Hal tersebut supaya masih ada yang tersisa dalam bak mandi Anda. Ini merupakan penggambaran dari pengeluaran Anda yang tak begitu besar. Sehingga Anda masih punya sisa air di dalam bak mandi.

3. Cara Ketiga

Anda buatkan satu keran lagi yakni keran pinjaman atau utang. Namun tetap harus ingat, keran yang satu ini tak akan terbuka terus-menerus layaknya keran pendapatan. Keran ini akan terbuka sekali saja dan tutup secara otomatis sesuai dengan kebutuhan.

Kalau keran ini dibuat, kami menyarankan Anda membuat satu keran pembuangan lagi yang fungsinya sebagai saluran untuk membayar cicilan pinjaman. Keran pembuangan tersebut biasanya akan membuang air dengan jumlah yang relatif sama dalam jangka waktu tertentu.

Sekarang Anda memiliki dua saluran pembuangan. Saluran pertama, untuk pengeluaran operasional keluarga setiap bulan dan saluran kedua untuk mengangsur utang Anda. Mengapa harus dipisah? Agar pengeluaran mampu dikelola dengan baik.

Kesalahan terbanyak pada cara mengamankan keuangan yang terakhir ini adalah tidak membuat saluran pengeluaran baru untuk mengangsur pinjaman. Semuanya jadi satu sehingga tak bisa dibedakan, mana pengeluaran yang dipakai untuk :

  • biaya-biaya operasional bulanan, dan
  • membayar utang-utang.

Bayangkan seandainya aliran pendapatan Anda mengecil. Namun saluran pembuangan pinjaman Anda mengeluarkan jumlah yang cenderung tetap dan kadang terjadi dalam kurun waktu yang lama. Bila membiarkan saluran pembuangan mengalir deras dalam satu saluran, maka bisa saja terjadi pengeluaran yang sebagian besar dipakai untuk operasional.

Padahal Anda masih memiliki kewajiban untuk mengangsur pinjaman. Bila kondisi tersebut dibiarkan terus, tak mustahil utang Anda tak akan lunas dan beban bunga juga akan makin meningkat. Kemungkinan terjadinya masalah keuangan berat bisa benar-benar terjadi.

Saluran Pembuangan Keuangan

Bila ada 2 saluran pembuangan maka saluran pertama difungsikan sebagai pengeluaran untuk biaya hidup. Ini adalah katup untuk mengamankan keuangan Anda. Anda bisa mengecilkan saluran pembuangan ini saat terjadi penurunan pendapatan. Sehingga Anda masih punya nafas untuk membayar angsuran utang.

Sebetulnya hanya saluran pertama yang masih berada di bawah kendali Anda. Bisakah Anda mengatakan kepada bank pemberi pinjaman Anda,

  • “Hei, tolong turunkan bunga pinjaman saya!” atau
  • “Tolong dong, perpanjang masa kredit saya!”

Kondisi di atas bisa saja terjadi. Tapi kecil kemungkinan pihak bank akan segera mengabulkan permintaan Anda tersebut. Padahal mungkin saja, kondisi keuangan Anda kian hari semakin tak mendukung.

Baiklah, anggap saja Anda sudah memiliki 2 buah saluran pembuangan. Namun masih ada satu hal lagi yang harus diperhatikan dalam mengamankan keuangan yaitu kebocoran. Bocor pada bak mandi, meskipun kecil pasti akan sangat mengganggu? Tanpa Anda tahu pada pagi hari air di bak mandi tiba-tiba sudah habis. Sangat menjengkelkan pasti.

Begitu juga dengan bak keuangan Anda. Jangan tolerir dengan kebocoran. Bocor sekecil apapun harus segera ditambal. Jangan biarkan ia bertambah besar apalagi bertambah banyak. Pengeluaran yang kecil tapi tak bernilai sebaiknya Anda hindari saja. Karena, dalam jangka panjang keadaan tersebut akan mengganggu kondisi keuangan Anda.

Mengatur saluran-saluran pembuangan Anda sangatlah penting. Sebelum Anda berutang, siapkan lebih dulu kondisi keuangan Anda. Jangan sampai utang tersebut malah mencekik Anda.

Selain itu, seberapa pun besarnya pendapatan yang diperoleh, akan menyusut bila saluran pembuangan keluar terlalu cepat dan besar. Apalagi jika Anda memiliki saluran pinjaman. Belum lagi jika di sana-sini terdapat kebocoran.

Jika hal tersebut terjadi, maka Anda tak bisa menciptakan asset. Selain itu yang lebih parah lagi Anda akan berada dalam situasi keuangan yang serba sulit atau tak bisa mengamankan keuangan.

Saluran Pembuangan

  1. Saluran Pertama
  • Makanan
  • Pakaian
  • Perjalanan
  • Perlengkapan anak
  • Biaya pengobatan
  • Donasi
  • Perawatan kendaraan
  • Bahan bakar
  • Parkir dan tol
  • Tabungan pensiun
  • Tabungan anak sekolah
  • Kebutuhan mendesak
  • Listrik dan air
  • Hiburan
  1. Saluran Kedua
  • Angsuran pinjaman rumah / sewa
  • Pinjaman mobil atau sepeda motor
  • Kartu kredit
  • Kredit personal tanpa agunan
  • Kredit tanpa agunan lainnya

Tips Mengamankan Keuangan

Berikut beberapa cara atau tips mengamankan keuangan Anda :

  1. Perhatikan bak keuangan Anda secara cermat dan tepat.
  2. Bila Anda mengambil pinjaman, buatkan saluran kedua untuk angsuran. Jadi saluran kedua ini harus dipisahkan dengan saluran pertama yang digunakan untuk biaya operasional sehari-hari.
  3. Aturlah saluran pengeluaran Anda. Pakaikan katup pengaman pada saluran pengeluaran biaya Anda.
  4. Cegah kebocoran sekecil dan sedini mungkin. Segera tambal bak air yang bocor. Cermati pengeluaran yang sia-sia atau yang tak penting.

Lakukanlah 4 langkah di atas! Dengan cara :

  • Tuliskan rencana pengeluaran Anda.
  • Alokasikan pendapatan Anda ke dalam persentase rencana pengeluaran.
  • Buatlah target pencapaian.
  • Dan evaluasi setiap akhir bulan.

Baca juga : Keputusan Perencanaan Keuangan Bisnis

Sekian info berkaitan dengan cara mengamankan keuangan diri dengan cara mudah, semoga post kali ini membantu Anda. Tolong postingan pengelolaan keungan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selayang Pandang Stres
Selayang Pandang Stres dari Agama Islam
Memasuki Realita Kuantum
Memasuki Realita Kuantum dalam Ilmu Ikhlas
Panduan bagi Umat Islam
Panduan bagi Umat Islam Menggapai Kesehatan Spiritual
Info Sehat Ramuan Tradisional Suplemen Tips Sehat Tumbuhan Herbal
Program Smart Detox
Program Detoksifikasi Smart Detox Rahasia Langsing Tanpa Ribet
Pentingnya Aktivitas Fisik
Pentingnya Aktivitas Fisik dan Kebugaran Jasmani

IEST Quotient

Emotional Quotient Intelligence Quotient Spiritual Quotient Transcendence Quotient

Lainnya

Brain Power Potensi Otak Sensorik Power

Otak

Otak Kanan Otak Kiri Otak Tengah

Suplemen Otak

MSI OSB SR12 Synergy W
Peluang Investasi Perencanaan Keuangan Proposal Bisnis Tips Bisnis
Mengamankan Keuangan
Cara Mengamankan Keuangan Diri dengan Cara Mudah
Keputusan Perencanaan Keuangan Bisnis
Keputusan Perencanaan Keuangan Bisnis
Jasa Content Placement
Jasa Content Placement Profesional di Indonesia
Jasa Digital Marketing
Jasa Digital Marketing Strategy Terpercaya
Program Pelatihan Digital Marketing
Program Pelatihan Digital Marketing untuk Meningkatkan Skill